Perbedaan Jenis Produksi Mobil / Motor CKD dan CBU

CBU ( Completely Build Up ) dan CKD ( Completely Knocked Down ) adalah dua jenis peroduksi ( Export / import ) Otomotif yang sering kita lihat di berbagai media review otomotif ( mobil / motor ) baik online maupun media cetak. nah berikut ini adalah perbedaan kedua jenis produksi mobil yang dimaksud ( CKD dan CBU ).
Prosepek Industri Mobil Mewah CBU 2012

CKD adalah singkatan dari ( Completely Build Up ) dimana Mobil / motor di import dalam keadaan untuh /sudah dirakit secara penuh dan tidak membutuhkan proses lanjutan untuk dapat di jual kepada end user ( pemakai / konsumen ) dalam hal ini semua jenis perakitan sudah dilakukan di negara asal / pabrik merek mobil / motor yang bersangkutan.
Perakitan Mobil CKD - Sparepart Mobil Murah berkualitas
CKD adalah singaktan dari ( Completely Knocked Down ) dimana semua spare part / alat dan bagian bagian mobil / motor di import / di export dalam keadaan terpisah untuk di rakit dan dijual di negara tujuan pemasaran Mobil / Motor tersebut. Dalam hal ini agen pemasaran / importir merek mobil / motor yang bersangkutan akan melakukan proses perakitan untuk kemudian dijual kepada end user / konsumen.

Tahun 2005 Indonesia berperan di hampir semua sektor industri otomotif. Industri ini mengkaryakan lebih dari 200.000 orang, dengan nilai total investasi US$ 2,2 milyar. Kapasitas produksi per tahun mencapai 800.000 unit mobil dan truk, 3.000.000 sepeda motor, dengan melibatkan lebih dari 50 grup produsen komponen.

Tahun 2006, Indonesia telah melakukan ekspor, CBU sebanyak 30.975 unit, CKD (Completely Knock Down) 105.917 set dan komponen sebanyak 285.124 buah (Gaikindo, 2007). Sebagai contoh Mei 2004 Toyota Avanza telah diekspor ke Thailand dalam bentuk CBU dan dalam bentuk CKD ke Malaysia.
Showroom Mobil CBU Baru Bekas - Jakarta
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan penjualan mobil CBU rakitan lokal ke pasar global pada November tercatat 12.044 unit, sehingga mengangkat kinerja ekspor selama 11 bulan 2010 menjadi 76.947 unit.

Kendati belum mampu melampaui rekor 2008, kinerja ekspor mobil CBU tahun ini meningkat 53,8% dibandingkan dengan periode yang sama (Januari-November) 2009 yakni 50.008 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengakui angka ekspor kendaraan CBU tahun lalu belum mampu mengungguli realisasi 2008 yang menjadi rekor tertinggi.

Ingin Mendapatkan Info Sperti Ini Ke Email? Langgan Yuk...